![]() |
adalah novel fantasi karya C. S. Lewis.
Buku ini ditulis pada tahun 1950 dan mempunyai nuansa sekitar tahun
1940. Buku ini adalah yang pertama kali ditulis dari ketujuh seri "The Chronicles of Narnia". Meskipun buku ini adalah yang pertama kali ditulis, namun secara kronologi buku ini adalah buku yang kedua setelah "Keponakan Penyihir".
Ringkasan Cerita
Bermula pada tahun 1940 saat Perang Dunia II, empat bersaudara—Peter, Susan, Edmund, and Lucy Pevensie—dievakuasi dari London untuk menghindari pengeboman. Mereka dikirim ke tempat Professor Digory Kirke, yang tinggal di daerah pedalaman Inggris.
Saat keempat anak mengelilingi rumah tersebut, Lucy menemukan lemari yang membawanya ke dunia ajaib,Narnia. Disana ia bertemu faun bernama Mr Tumnus, yang mengundang Lucy untuk minum teh di rumahnya. Akhirnya ia mengakui rencananya untuk melaporkanLucy kepada yang berpura-pura menjadi ratu Narnia, yang juga dikenal sebagai Penyihir Putih namun
akhirnya membiarkan Lucy pergi. Saat kembali ke dunia kita,
saudara-saudara Lucy tak percaya padanya tentang Narnia. Namun kakaknya,
Edmund, masuk ke dalam lemari, ke Narnia, dan bertemu Penyihir Putih,
yang mengaku sebagai "Ratu Narnia" berteman dengan Edmund dengan
menawarkan Manisan Turki yang sangat disukai Edmund. Sang Penyihir
menyuruh Edmund untuk membawa saudara-saudaranya ke Narnia dengan
balasan manisan tersebut lagi. Lucy bertemu Edmund di Narnia dan mereka
kembali ke rumah Professor Kirke. Dari cerita Lucy, Edmund menyadari
bahwa wanita yang ditemuinya itu adalah Penyihir Putih, namun tak
mengatakan pada siapapun tentang hal itu. Dia bahkan menyangkal pada
Peter dan Susan bahwa dia telah masuk ke Narnia, saat Lucy menceritakan
hal itu kepada mereka. Mereka berempat tetap memasuki dunia Narnia saat
bersembunyi dalam lemari dan bertemu berang-berang yang bisa bicara
disana. Berang-berang tersebut menceritakan sebuah ramalan bahwa akan
datang dua anak Adam dan dua anak Hawa Hawa yang akan mengalahkan Penyihir Putih dan mengisi empat takhta di Cair Paravel. Berang-berang juga menceritakan tentang raja Narnia sebenarnya, singa gagah bernama Aslan yang telah menghilang sekian lama, namun sekarang kembali lagi.
Edmund
diam-diam pergi ke istana Penyihir Putih, dimana terdapat banyak patung
batu, yaitu musuh Penyihir yang telah disihir menjadi batu. Dia
dianggap gagal membawa ketiga saudaranya dan dikurung di Istana
tersebut. Berang-berang yang menyadari hal tersebut langsung
meninggalkan rumahnya dan menuntun ketiga Pevensie ke tempat Aslan. Di
perjalanan, mereka terus diburu oleh suruhan Penyihir Putih. Sinterklas mengunjungi
mereka dan memberi mereka hadiah. Peter mendapat pedang dan perisai,
Susan mendapat terompet dan satu set alat panah, Lucy mendapat botol
kecil berisi cairan penyembuh -yang dengan hanya setetes bisa memulihkan
siapapun yang sekarat- dan sebuah pisau belati, dan berang-berang
mendapat alat menjahit.
Akhirnya
mereka semua dapat bertemu Aslan dan pasukannya. Peter menggunakan
pedangnya pertama kali melawan serigala, yang merupakan pasukan
Penyihir, yang mencoba menyerang Susan dan Lucy. Setelah mendengar
cerita dari ketiga Pevensie, Aslan kemudian memerintahkan sebagian
pasukannya untuk menjemput Edmund dari istana Penyihir.
Penyihir
datang kepada Aslan dan mengatakan bahwa sesuai hukum "deep magic from
the dawn of time" dia berhak memiliki Edmund karena telah berkhianat.
Aslan berbicara padanya secara pribadi dan menawarkan diri untuk
mengganti Edmund. Malam harinya, Aslan meninggalkan perkemahan diam-diam
namun diikuti Susan dan Lucy, dan dia memberitahukan pertukarannya
tersebut. Sang Penyihir mengikat Aslan di Meja Batu lalu membunuhnya
dengan pisau. Lucy dan Susan menghampiri Aslan yang terbujur kaku dan
terkejut ketika Aslan hidup kembali. Kemudian Aslan menjelaskan salah
satu hukum dari Deep Magic tersebut adalah jika nyawa yang tak bersalah
menggantikan seorang pengkhianat, maka nyawa tersebut tetap hidup.
Aslan
mengangkut Lucy dan Susan di punggungnya kemudian pergi ke Istana
Penyihir dimana dia menghidupkan semua yang telah disihir jadi batu.
Peter dan Edmund memimpin perang melawan Penyihir Putih dan pasukannya
namun mereka hampir kalah. Aslan tiba dengan membawa para
patung-yang-dihidupkan sebagai bala bantuan. Akhirnya para penduduk
Narnia mengalahkan musuh mereka dan Penyihir Putih dibunuh oleh Aslan.
Keempat
Pevensie akhirnya jadi raja dan ratu Narnia: King Peter the Magnificent
(Raja Peter yang Agung), Queen Susan the Gentle (Ratu Susan yang Lemah
Lembut), King Edmund the Just (Raja Edmund yang Adil) dan Queen Lucy the
Valiant (Ratu Lucy yang Berani). Beberapa tahun kemudian, mereka yang
telah dewasa memburu rusa putih. Mereka melihat lampu jalan dan berjalan
lurus ke arah semak-semak. Ketika memasukinya, semak-semak tersebut
berubah jadi mantel dan mereka kembali ke lemari, tempat awal mereka
masuk ke Narnia, dan juga kembali menjadi anak-anak. mereka kembali ke
rumah Professor.
The Actor
from left to right
edmunt=skandar keynes
peter=william peter moseley
lucy=georgie henley
susan=anna popplewell




















0 komentar:
Posting Komentar