Kutukan Bangsa Titan adalah buku ketiga dari seri novel Percy Jackson & Dewa-Dewi Olympia karangan Rick Riordan. Novel ini menceritakan petualangan Percy Jackson, seorang pemuda setengah dewa berusia 14 tahun, bersama kawan-kawannya dalam usaha mereka menyelamatkan temannya, Annabeth Chase, dan dewi Artemis, yang telah diculik. Judul aslinya dalam bahasa Inggris adalah The Titan's Curse.
Saat harus mengamankan kakak beradik di Angelo dan membawa mereka ke
Bukit Blasteran, Percy-Annabeth-Grover ditambah-satu lagi hero baru yang
muncul di akhir novel ke-2-Thalia harus berhadapan dengan Dr. Thorn
sosok Manticore yang menyamar jadi wakil kepala sekolah di sebuah
sekolah militer.
Pertarungan yang hampir saja dimenangkan sang Manticore akhirnya bisa
diredam karena kedatangan pasukan Pemburu Artemis. Sayang Annabeth
lenyap dibawa Dr. Thorn. Berikutnya menyusul Artemis sang Dewi Pemburu
yang hilang tanpa kabar.
Misi baru dibuat. Kali ini Percy harus rela kelompok pencari pergi
tanpa disertai dirinya. Yang berangkat hanya Zoe Nightshade letnannya
Artemis di kelompok Pemburu, Bianca di Angelo angota terbaru Pemburu,
Grover, dan Thalia. Sedihnya … padahal kan salah satu yang hilang adalah
Annabeth-sahabat sekaligus cewek yang mulai sering bikin jiwa abege
Percy kelimpungan.
Tapi bukan Percy Jackson kalo nggak ngeyelan dan nekat. Ditemani
Black Jack si Pegasus, ia nguntit kelompok pencari dan berhasil menyusul
mereka, menyelamatkan, sekaligus akhirnya menjadi anggota pelengkap
(tuh di ramalan Oracle kan memang dibilang “Lima akan pergi ke barat …”
sedang yang berangkat baru empat orang).
Petualangan membawa keempat remaja tersebut menyeberangi Amerika.
Tentu saja dengan penuh perjuangan. Bertemu dan dibantu beberapa orang
dewa dan dewi, bertempur melawan monster-monster. Belum lagi
pertentangan antar mereka sendiri, karena pada dasarnya ada
ketidaksukaan abadi kelompok Pemburu kepada para cowok, dan sikap saling
nggak enak antara Zoe dengan Thalia akibat sejarah masa lalu mereka.
Petualangan itu menemui kesedihan saat salah satu dari mereka harus
memenuhi takdir ramalan di “dataran tanpa hujan”. Akhirnya mereka
tinggal berempat dan berhasil mencapai Gunung Otrys tempat bersemayam
para Hesperides beserta ayah mereka yang selama ribuan tahun dihukum
para dewa. Di sini, Percy kembali bertemu dengan musuh bebuyutannya, dan
satu lagi dari kelompok remaja pencari tersebut harus memenuhi ramalan
Oracle “seorang akan binasa di tangan salah satu orangtuanya”.
Cerita kali ini banyak mengetengahkan tokoh cewek-meski porsi Percy
tetep banyak. Bayangkan saja, selain Annabeth yang memang memiliki
tempat tetap di serial ini, masih ada Thalia si anak Zeus, mantan roh
penjaga perbatasan Bukit Blasteran, dengan perisai Aegis-nya yang
sangar, masih muncul Bianca di Angelo salah satu blasteran kakak beradik
kuat yang ditemukan Grover, Artemis sang Dewi Pemburu beserta Zoe
Nightshade dan pasukannya. Sayang beberapa dari mereka harus tamat di
satu seri ini saja, dan Percy harus merelakan beberapa orang temannya
pergi.
Nggak perlu aku terangkan kan, kalo ceritanya tetap menarik? Dan biar
kita-kita terus penasaran, novel ini juga menyisakan satu musuh baru
buat Percy. Musuh dengan kekuatan hebat yang bisa jadi senjata mematikan
jika dia jatuh ke tangan para pengikut titan. Jadi Percy yang agak-agak
merasa bersalah dan ngeri memiliki tugas baru, yaitu berbaikan dengan
musuhnya tersebut sebelum dia dibujuk untuk berpihak pada para titan.
Seru ya?!?!?!
Kisah petualangan Percy Jackson ini semakin mendebarkan saja, karena
kekuatan para titan mulai menampakkan progres. Jadi bisa dibayangkan,
akan sekuat apa pasukan musuh menjelang pertempuran final di buku ke-5
kan?



















0 komentar:
Posting Komentar